Jumat, 19 Desember 2008

istana dimensi di beranda today

Apa yang telah kulakukan...??aku tidak percaya, aku bahkan mampu mebuat sajian termanis baginya. Aku menatap manik matanya, dan masih mendapatkan apa yang selama ini memang selalu ku dapatkan. Ada perasaan tak berdaya menerima uluran tangannya,
"..aku hanya ingin mengunjungi istana dimensi kita, sebentar..saja"
aku ??hanya mampu berharap sennyum yang kuusahakan sewajar mungkin akan menghapus keinginannya..
"kita duduk di beranda dulu yuk, lihat pagi nya masih begitu biru..dan anginnya terlalu semilir untuk dilewatkan"
Untunglah rumputnya masih hijau, hingga cukup pantas untuk kami duduki.
Di belakang, istana nya kokoh berdiri berselimut debu..
kami larut dalam bincang yang entah telah berapa lama kami tak lagi melakukannya bersama-sama...
Waktu datang dengan sopan, mengingatkan bahwa sang raja telah terlalu lama meninggalkan dunianya. Sosoknya lalu terbang bersama anak-anak waktu yang memperkenalkan diri sebagai detik...
Aku menggerutu...bahkan aku ternyata masih terlalu pintar memainkan sandiwara ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar